Jumat, 21 Oktober 2011

GAGAL JUARA, FISIP CETAK SEJARAH


Tak Pernah Tembus Puncak Final 
MALANG – Satu kemenangan telah diraih tim basket putra FT (Fakultas Teknik) setelah mengalahkan FISIP dengan skor 49-42 pada final Olimpiade Brawijaya kemarin (21/11). Ajang tahunan tersebut berlangsung di GOR Pertamina UB. Dalam laga tersebut, Yuki dkk (FT) sukses memimpin quarter pertama dengan skor 14-7.
Big Match antara kedua fakultas tersebut berlangsung cukup ketat. Hal itu terbukti setelah FISIP sempat mengejar ketertinggalan skor dengan selisih hanya enam angka (26-20) pada quarter kedua. “FISIP tangguh, satu perjuangan, FISIP, tangguh, satu perjuangan”, gemuruh suporter FISIP terdengar dari tribun sebelah timur. Yohan dkk pun semakin bersemangat untuk membalikkan skor.

Dalam quarter ketiga, keadaan semakin imbang. FT melakukan beberapa kesalahan dalam defense yang membuat FISIP mempersempit selisih (34-31). Yuki juga tampil luar biasa, pemain ber-nomor punggung 3 tersebut menyumbangkan banyak poin bagi FT. Terhitung sampai akhir quarter ketiga, Yuki telah berhasil mencetak 12 angka.

Q_nOey - sapaan akrab playmaker FISIP – mengawali quarter terakhir dengan 2 point  shoot sekaligus mempertipis skor menjadi (34-33). Hanya berselang beberapa menit saja, pemain yang memiliki jersey 17 tersebut kembali menyumbangkan angka dengan 3 point shootnya dan sekaligus membalik keadaan (34-36). “Pertarungan yang menegangkan”, ucap Dayat salah satu suporter teknik. Gemuruh para suporter-pun meramaikan final ajang tahunan tersebut. Dari tribun sebelah barat nampak suporter FT yang sedang meneriakkan jargonnya. “satu, dua, tiga, teknik”.

Yuki selaku playmaker FT membalik keadaan dengan membalas tembakan 3 poinnya saat pertandingan tersisa 4 menit 29 detik. FT unggul atas FISIP 40-39. Cukup tipis selisih skor yang ada namun, pemain yang bernomor punggung 3 tersebut kembali menjadi sang hero bagi FT. Suasana pun semakin memanas, emosi antar pemain dan suporterpun semakin tak terkendali setelah terjadi insiden antara kedua playmaker  masing-masing tim. Insiden tersebut terjadi pada saat duel one on one antara Yuki dan Q_nOey yang diakhiri dengan foul oleh Q_nOey. Foul tersebut membuat playmaker FISIP di Foul Out pada 2 mennit terakhir pertandingan.

Yuki dkk semakin leluasa memegang kendali permainan dan mencetak angka-angka yang memperlebar selisih poin dari FISIP. Dengan semangat notihing to lose tim basket FISIP  terus mencoba mengejar ketertinggalan, namun sampai akhir pertandingan FT keluar sebagai pemenang sekaligus menjuarai Olimpiade Brawijaya 2011 cabor Basket Putra. 

Kami memang gagal meraih gelar juara, namun kami telah berhasil mengukir sejarah bagi tim basket FISIP putra yang belum pernah mencapai pertandingan puncak semenjak tim ini berdiri. Inilah awal perubahan bagi kami. Jauh dari itu semua kami bangga karena kamilah sang juara sebenarnya,” tutur Q_nOey setelah pertandingan usai. (ber/bik3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar